ASAL MULA CEPU

ASAL MULA CEPU

  • 2018-07-27 15:34:42
  • 555

Diceritakan sejak pusaka Pajang hilang, Pangeran Benawa mengutus saudara-saudaranya untuk mencarinya sampai ditemukan. Ia begitu risau dengan hilangnya pusaka peninggalan ayahnya tersebut. Siang dan malam ia sangat gelisah dan menanti kabar dari saudara-saudaranya. Keadaan tersebut membuatnya sangat tidak tenang. Tidak jarang ia marah tanpa sebab. Namun, kelakuannya tersebut dimaklumi oleh semua penghuni Istana Jipang, baik para dayang, hulubalang, permaisuri, para selir, maupun rakyat Jipang secara luas. Mereka sangat maklum dengan apa yang dialami Pangeran Benawa tersebut. Tidak lelah permaisuri dan seluruh penghuni istana menenangkan Pangeran Benawa.
Akhirnya, suatu hari ia mendapatkan kabar gembira. Pusaka yang lama hilang tersebut ditemukan dalam keadaan utuh. Pangeran Benawa bersuka cita dengan kabar tersebut. Ia memutuskan menyelenggarakan sebuah pesta rakyat merayakan kembalinya pusaka keluarga tersebut. Semua penghuni istana pun bersuka ria karena pemimpin mereka kembali ceria dan bersemangat. Pesta dilaksanakan tujuh hari tujuh malam. Rentak gendang dan tabuh-tabuhan melengkapi suasana gegap gempita pesta rakyat itu. Pangeran Benawa tampak begitu gagah duduk di singgasana dikelilingi permaisuri dan para selir. Aneka hidangan tersaji rapi  di meja jamuan. Para tamu undangan dari kadipaten-kadipaten sekitar Istana Jipang juga ikut larut dalam keriaan tersebut.
Hari demi hari berlalu menjadi bulan dan tahun. Setelah pusaka ditemukan tidak lantas membuat Pangeran Benawa menjadi semakin baik dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia menjadi sangat arogan dan pongah. Demi membangkitkan kembali kejayaan Jipang, ia menekan rakyat dengan pajak dan upeti yang sangat tinggi. Hal tersebut membuat rakyat Jipang menjadi kurang bersimpati lagi dengan Pangeran Benawa.
Kabar kurang simpatinya rakyat Jipang Panolan terhadap kepemimpinan Pangeran Benawa akhirnya didengar oleh saudara-saudara Pangeran Benawa yang berada di luar Jipang Panolan. Mereka memang tidak kembali lagi ke Panolan setelah melaksanakan tugas mencari pusaka kadipaten yang hilang. Dua pangeran di antara lima saudara Pangeran Benawa sangat tidak berkenan dengan ketidakadilan Pangeran Benawa memimpin Panolan. Mereka adalah Pangeran Giri Kusuma  dan Pangeran Giri Jati. Mereka memang dikenal memiliki kesaktian dan ilmu kanuragan yang baik. Mereka berdua bersepakat melakukan pemberontakan terhadap saudaranya tersebut. Maksud dan tujuan mereka adalah untuk memberi pelajaran kepada Pangeran Benawa. Kedua pangeran tersebut menganggap Pangeran Benawa sudah tidak bisa diberi pengertian dan dianggap sering melakukan tindakan yang kurang terpuji terhadap bawahan dan rakyat Jipang Panolan.
Aksi pemberontakan pun segera dilancarkan. Ternyata, aksi pemberontakan ini sudah tercium oleh pasukan dari Panolan. Pasukan Kadipaten Jipang Panolan dipimpin langsung oleh Pangeran Benawa. Singkat cerita, pasukan Pangeran Benawa sudah sampai di tepi Sungai Bengawan Sala. Namun, pada akhirnya pasukan Pangeran Benawa terkurung di daerah lembah yang dalam dan berlumpur. Pangeran Benawa tidak dapat bergerak karena kakinya terbenam dalam lumpur panas hingga di atas lutut, dalam bahasa Jawa istilah tersebut adalah disebut sadhuwuring pupu 'di atas paha'. Oleh karena itu, tempat tersebut pada akhirnya diberi nama cepu yang berasal dari kata mancep sepupu 'terbenam hingga paha'. Karena tidak bisa bergerak, dengan terpaksa Pangeran Benawa menyerah kepada kedua adiknya. Di tempat itu dia berjanji akan mematuhi nasihat-nasihat saudara-saudaranya.

SHARE:

Comments

Recent Posts

Kali Lusi Blora Tahun 80an

Kali Lusi Blora Tahun 80an

Tapi bila hujan mulai turun, dan gunung-gunung di hutan diliputi mendung, dan matahari tak juga muncul dalam empatpuluh atau limapuluh jam, air yang kehijau-hijauan itu berubah

LEGENDA NAYA GIMBAL

LEGENDA NAYA GIMBAL

Nama Naya Gimbal bukanlah nama sebenarnya. Nama sebenarnya adalah Sentika. Kata Naya diambil dari nama induk pasukan laskar Diponegoro. Sebagaimana diketahui, laskar prajurit

HILANGNYA PUSAKA PAJANG

HILANGNYA PUSAKA PAJANG

Tersebutlah pemerintahan Kadipaten Jipang Panolan yang menjadi wilayah bawahan Kerajaan Pajang karena kekalahan Arya Penangsang oleh Sutawijaya. Wilayah tersebut kemudian diserahkan

LEGENDA PUNDEN JANJANG

LEGENDA PUNDEN JANJANG

Legenda Punden Janjang terkait dengan kisah perjalanan Pangeran Jati Kusuma dan Pengeran Jati Kuswara dalam pengembaraannya    mencari    pusaka   

LEGENDA KYAI BALUN

LEGENDA KYAI BALUN

Kyai Balun merupakan sebutan untuk Pangeran Anom atau Pangeran Panjaringan. Pada cerita sebelumnya disebutkan bahwa pusaka keramat Kadipaten Jipang Panolan yang hilang berhasil

Masyarakat Samin

Masyarakat Samin

Masyarakat Samin adalah keturunan para pengikut Samin Soerontiko yang mengajarkan sedulur sikep, dimana dia mengobarkan semangat perlawanan terhadap Belanda dalam bentuk lain di luar kekerasan. Sedulur

Mengenal Keberadaan Suku Samin di Blora

Mengenal Keberadaan Suku Samin di Blora

Blora selain di sebut kota sate atau kota jati, ternyata memiliki sekelomok penduduk yang unik yaitu suku Samin. Bermula dari latar blakang gerakan Samin secara historis muncul pada tahun 1890, ketika

Mig33 Blora

Mig33 Blora

Akhir-akhir iki lagi usum #10yearschallenge 2009 - 2019.
Lha kebeneran tahun 2009 kuwi nek gak salah lagi rame-ramene mig33 neng mbloRO.
Ndelalah kae yo pernah ngumpulke poto-potone