Blora tetaplah Blora, Cepu adalah bagian dari Blora

  • 2017-06-29 23:14:29
  • 832

Banyak orang yang tidak tau kota Blora, jangankan luar provinsi, satu provinsi pun Banyak orang yang tidak tau.Di luar sana cepu adalah nama yang dimengerti banyak orang untuk mengenal Blora. Tapi tak disangka, kota kecil ditengah hutan ini punya penulis yang amat terkenal dan karya nya sungguh luar biasa👏Pramoedya Ananta Toer📓👍


Oleh : Syarofina

SHARE:

Comments

Recent Posts

Sampai Jumpa Sego Pecel

Sampai Jumpa Sego Pecel

Beriring lewatnya hari idul fitri, maka usai sudah moment mudik. saatnya kembali lagi ke kota, kembali ke rutinitasnya masing-masing atau disebut merantau. saat moment

Masyarakat Samin

Masyarakat Samin

Masyarakat Samin adalah keturunan para pengikut Samin Soerontiko yang mengajarkan sedulur sikep, dimana dia mengobarkan semangat perlawanan terhadap Belanda dalam bentuk lain di luar kekerasan. Sedulur

ASAL MULA CEPU

ASAL MULA CEPU

Diceritakan sejak pusaka Pajang hilang, Pangeran Benawa mengutus saudara-saudaranya untuk mencarinya sampai ditemukan. Ia begitu risau dengan hilangnya pusaka peninggalan ayahnya

HILANGNYA PUSAKA PAJANG

HILANGNYA PUSAKA PAJANG

Tersebutlah pemerintahan Kadipaten Jipang Panolan yang menjadi wilayah bawahan Kerajaan Pajang karena kekalahan Arya Penangsang oleh Sutawijaya. Wilayah tersebut kemudian diserahkan

LEGENDA PUNDEN JANJANG

LEGENDA PUNDEN JANJANG

Legenda Punden Janjang terkait dengan kisah perjalanan Pangeran Jati Kusuma dan Pengeran Jati Kuswara dalam pengembaraannya    mencari    pusaka   

Mengenal Keberadaan Suku Samin di Blora

Mengenal Keberadaan Suku Samin di Blora

Blora selain di sebut kota sate atau kota jati, ternyata memiliki sekelomok penduduk yang unik yaitu suku Samin. Bermula dari latar blakang gerakan Samin secara historis muncul pada tahun 1890, ketika

Asal-Usul Desa Nglorok, Turi, Semampir, Tinggil dan Besah

Asal-Usul Desa Nglorok, Turi, Semampir, Tinggil dan Besah

Cerita ini merupakan legenda yang menceritakan asal usul lima nama desa di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Legenda ini berawal ketika Perang Diponegoro selesai dengan ditangkapnya