Bloraku

Bloraku

  • 2017-06-29 23:10:08
  • 800

Dari tempat berjauhan ingin kembali ke kampung halaman
Rindu akan sejuknya suasana ,makanannya dan yang pasti keluarga tercinta
Terlalu indah untuk dilupakan
Terlalu berat untuk ditinggalkan
Itulah Kota Blora yang penuh kenangan.


Oleh : seftika stya

SHARE:

Comments

Recent Posts

Mengenal Keberadaan Suku Samin di Blora

Mengenal Keberadaan Suku Samin di Blora

Blora selain di sebut kota sate atau kota jati, ternyata memiliki sekelomok penduduk yang unik yaitu suku Samin. Bermula dari latar blakang gerakan Samin secara historis muncul pada tahun 1890, ketika

Masyarakat Samin

Masyarakat Samin

Masyarakat Samin adalah keturunan para pengikut Samin Soerontiko yang mengajarkan sedulur sikep, dimana dia mengobarkan semangat perlawanan terhadap Belanda dalam bentuk lain di luar kekerasan. Sedulur

Cerita Dari Blora

Cerita Dari Blora

Blora adalah kota kecil di jawa tengah. Tapi, dari kota kecil inilah lahir sebuah karya yang besar yaitu buku "CERITA DARI BLORA" karya Pramoedya Ananta Toer. sebagai warga

LEGENDA DESA WATU BREM (TU-BREM)

LEGENDA DESA WATU BREM (TU-BREM)

Alkisah, pada saat masih zamannya penggede di Desa Pojok Watu (Desa Tu-Brem) hiduplah seorang penggede (kepala perampok) bernama Malang Sudiro. Suatu saat ia bermaksud mengawinkan

Blora Dari Kejauhan

Blora Dari Kejauhan

Sebelum saya merantau ke luar dari blora, saya merasa blora hanyalah kota mati. tapi setelah saya merantau, ternyata blora adalah kota yang sangat hidup, kota yang selalu

Kali Lusi Blora Tahun 80an

Kali Lusi Blora Tahun 80an

Tapi bila hujan mulai turun, dan gunung-gunung di hutan diliputi mendung, dan matahari tak juga muncul dalam empatpuluh atau limapuluh jam, air yang kehijau-hijauan itu berubah

Butuh Lapangan Pekerjaan Luas

Butuh Lapangan Pekerjaan Luas

minimnya lapangan pekerjaan di kabupaten Blora memaksa kebanyakan pemudanya untuk merantau ke daerah atau kota lain guna mencari pekerjaan. semoga kedepannya pemerintah bergerak

LEGENDA ARYA PENANGSANG

LEGENDA ARYA PENANGSANG

Arya Penangsang merupakan seorang keturunan Raja Demak, yakni cucu Sultan Trenggono, Raja Demak yang berkuasapada tahun 1521—1546 M. Arya Penangsang merupakan putra