Butuh Lapangan Pekerjaan Luas

  • 2017-06-29 23:18:23
  • 651

minimnya lapangan pekerjaan di kabupaten Blora memaksa kebanyakan pemudanya untuk merantau ke daerah atau kota lain guna mencari pekerjaan. semoga kedepannya pemerintah bergerak aktif untuk berusaha mengundang investor ke Blora, agar tercipta lapangan kerja yang luas untuk warga Blora sehingga warganya tidak perlu merantau dan bisa membangun serta berkontribusi untuk Blora.


Oleh : Risky Febrianto

SHARE:

Comments

Recent Posts

Blora itu mana?

Blora itu mana?

menurutku, jawaban paling tepat jika ditanya "Blora itu mana?" adalah perbatasan jawa tengah - jawa timur tapi Blora ikut jawa tengah. hehehehehe

Akankah Jalan Sumbawa di Blora Menjadi Jalan Pramoedya Ananta Toer?

Akankah Jalan Sumbawa di Blora Menjadi Jalan Pramoedya Ananta Toer?

Seperti kita ketahui, PRAMOEDYA dilahirkan di Blora pada 1925 sebagai anak sulung dalam keluarganya. Ayahnya adalah seorang guru, sedangkan ibunya berdagang nasi. Nama asli

Blora Dari Kejauhan

Blora Dari Kejauhan

Sebelum saya merantau ke luar dari blora, saya merasa blora hanyalah kota mati. tapi setelah saya merantau, ternyata blora adalah kota yang sangat hidup, kota yang selalu

Blora Tercinta

Blora Tercinta

Katanya blora itu kecil tapi isinya banyak. Ada Pak Pramoedya, Samin, minyak bumi, jati, batik, barongan, lontong tahu dan yang pasti satenya yang paling uenak tenan

Asal-Usul Desa Nglorok, Turi, Semampir, Tinggil dan Besah

Asal-Usul Desa Nglorok, Turi, Semampir, Tinggil dan Besah

Cerita ini merupakan legenda yang menceritakan asal usul lima nama desa di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Legenda ini berawal ketika Perang Diponegoro selesai dengan ditangkapnya

Bloraku

Bloraku

Dari tempat berjauhan ingin kembali ke kampung halaman Rindu akan sejuknya suasana ,makanannya dan yang pasti keluarga tercinta Terlalu indah untuk dilupakan

ASAL-USUL DESA SAMBONG

ASAL-USUL DESA SAMBONG

Kekalahan pasukan Kadipaten Jipang Panolan oleh pasukan dari Kadipaten Pajang mengakibatkan pendudukan wilayah Jipang oleh orang Pajang. Adapun yang kemudian menduduki Kadipaten

HILANGNYA PUSAKA PAJANG

HILANGNYA PUSAKA PAJANG

Tersebutlah pemerintahan Kadipaten Jipang Panolan yang menjadi wilayah bawahan Kerajaan Pajang karena kekalahan Arya Penangsang oleh Sutawijaya. Wilayah tersebut kemudian diserahkan