Sampai Jumpa Sego Pecel

Sampai Jumpa Sego Pecel

  • 2017-07-02 23:48:20
  • 1104

Beriring lewatnya hari idul fitri, maka usai sudah moment mudik. saatnya kembali lagi ke kota, kembali ke rutinitasnya masing-masing atau disebut merantau.
saat moment mudik kemarin para ngapain banyak yang mencari sego pecel sebagai obat kangen akan kota Blora. bisa dikatakan sego pecel menjadi salah satu makanan yang paling diminati saat mudik kemarin.  ketika saya mencoba mencari sego pecel di selatan alun-alun kota blora, tepatnya dibawah eks gedung bioskop mustika, warung-warung sego pecel sudah pada kehabisan. Jangan salah, ngono-ngono lah Blora mbiyen tau ono bioskop. Dulu ada dua gedung bioskop, mustika dan garuda. Jadi, dulu itu orang-orang Blora kalau pacaran bisa sambil nonton bioskop, tapi jangan harap pacaran karo ndelok bioskop neng kono bakal romantis, lha piye, lha wong tinggine guedhi-guedhi, karepe pacaran ndelok bioskop ben romantis malah gatelen bokonge hahahaha. nek kuwe tau ngrasake ndelok bioskop neng MblorO berarti kuwe wes tuwo. kudune kowe yo wes rabi hahahahaha

Kembali ke sego pecel.
Saya juga kurang tahu mengapa sego pecel menjadi makanan yang harus dinikmati saat mudik ke Blora selain sate Blora yang sudah melalang buana ke tuju benua. Dan sego pecel ini harusnya juga menerima nobel makanan yang bisa disajikan kapan saja. mau disajika pagi, siang, sore, malam dan tengah wengi juga cocok.

Semoga sego pecel bukan hanya sebagai obat kangen akan Blora, tapi juga sebagai pengingat kita dari mana kita berasal.
kita berasal dari sego pecel, jangan lupakan sego pecel.
Sebagaimana kita berasal dari Blora, maka jangan lupakan Blora.

Jas Kucel, Jangan Sekali-Sekali Melupakan Sego Pecel. (di pas-pas no wae).

Sampai Jumpa Sego Pecel.

SHARE:

Comments

Recent Posts

Blora Dari Kejauhan

Blora Dari Kejauhan

Sebelum saya merantau ke luar dari blora, saya merasa blora hanyalah kota mati. tapi setelah saya merantau, ternyata blora adalah kota yang sangat hidup, kota yang selalu

LEGENDA DESA WATU BREM (TU-BREM)

LEGENDA DESA WATU BREM (TU-BREM)

Alkisah, pada saat masih zamannya penggede di Desa Pojok Watu (Desa Tu-Brem) hiduplah seorang penggede (kepala perampok) bernama Malang Sudiro. Suatu saat ia bermaksud mengawinkan

Mig33 Blora

Mig33 Blora

Akhir-akhir iki lagi usum #10yearschallenge 2009 - 2019.
Lha kebeneran tahun 2009 kuwi nek gak salah lagi rame-ramene mig33 neng mbloRO.
Ndelalah kae yo pernah ngumpulke poto-potone

Cerita Dari Blora

Cerita Dari Blora

Blora adalah kota kecil di jawa tengah. Tapi, dari kota kecil inilah lahir sebuah karya yang besar yaitu buku "CERITA DARI BLORA" karya Pramoedya Ananta Toer. sebagai warga

LEGENDA MALING GENTHIRI

LEGENDA MALING GENTHIRI

Pada zaman dahulu tersebutlah seorang tokoh bernama Ki Ageng Pancuran. Ia mempunyai dua orang putra laki-laki bernama Maling Kondang dan Maling Kopa. Ketika mulai menginjak

ASAL MULA CEPU

ASAL MULA CEPU

Diceritakan sejak pusaka Pajang hilang, Pangeran Benawa mengutus saudara-saudaranya untuk mencarinya sampai ditemukan. Ia begitu risau dengan hilangnya pusaka peninggalan ayahnya

Blora itu mana?

Blora itu mana?

menurutku, jawaban paling tepat jika ditanya "Blora itu mana?" adalah perbatasan jawa tengah - jawa timur tapi Blora ikut jawa tengah. hehehehehe