Rahwana Bukber Dengan Shinta

Rahwana Bukber Dengan Shinta

  • 2016-06-25 16:30:38
  • 1620

Ramadhan dan lebaran selain tentang hal puasa dan mudik juga sebagai pemantik kenangan saat bulan puasa dan lebaran tahun sebelum-sebelumnya. Itulah yang dirasakan Rahwana yang saat ini yang sedang menerawang jauh saat lebaran diundur 1 hari oleh kementrian agama pada tahun 2011 SM. Mungkin banyak juga yang akan mengingat hari itu. Para ibu rumah tangga yang terlanjur memasak opor, anak-anak yang sudah siap-siap melaksanakan takbir keliling dan yang lainnya. Tapi yang diingat Rahwana bukan tetang efek diundurnya hari lebaran saat itu, ada hal lain.

Hari itu, di negara Alengka tepatnya di kecamatan Jepon, Rahwana sedang janjian dengan Shinta di depan minimarket di perempatan jepon, tepatnya dibawah tugu lombok untuk buka bersama. Rahwana bukan penakut atau pengecut untuk tidak menjemput dikediamannya shinta, tapi Rahwana tidak ingin terjadi hal buruk antara pendukung Rahwana dengan pendukung Rama, apalagi saat itu pendukung Rama sedang melakukan pengumpulan KTP untuk menggantikan Rahwana sebagai raja di Alengka. Rama yang menginginkan Alengka keluar dari Uni Eropa, ingin menggantikan Rahwana sebagai raja Alengka. Jadi, akan sangat berbahaya bila Rahwana tidak sembunyi-sembunyi ketemu dengan shinta, apalagi status Shinta yang sudah dilamar oleh Rama.

Dengan bekal membawa helm, Rahwana menanti Shinta ditempat yang dijanjikan dibawah tugu lombok. Saat itu adalah hari puasa terakhir, ksempatan terakhir untuk Rahwana bisa buka bersama dengan Shinta, karena bulan puasa berikutnya, Shinta mungkin sudah menjadi istri Rama. Singkat cerita akhirnya Shinta datang, dengan tersenyum Shinta mempersilahkan Rahwana untuk berada dibelakang setir (bukbernya ini pake motornya yang cewek, janjian ketemu di jalan). Shinta menyarankan buka puasa di rumah makan yang ada menu jus jambunya, entah apa alasannya Shinta, tapi Rahwana tidak mempersoalkan mau di rumah makan mana dan menunya apa, tapi dengan siapa berbuka puasanya itulah yang terpenting.

Seperti kebanyakan cowok pada umumnya, hal yang paling ditakutkan saat buka puasa berdua adalah setelah buka puasa itu sendiri,yaitu Sholat maghrib!. Rahwana berharap sholat maghrib dilakukan secara bergantian dengan dalih yang satu tinggal untuk menjaga barang, tapi Shinta menginginkan untuk berjamaah. Pada saat itu tempat makan sedang sepi, jadi mau tidak mau Rahwana harus menjadi imam. yang dikhawatirkan Rahwana adalah kalau sholat maghrib bacaan sholatnya harus dibaca dengan suara lantang. Rahwana yang bacaan suratnya terbatas, yang sholatnya gangthek-gangthek, yang bahkan saat ujian BBQ untuk syarat kelulusan saat kuliah dulu, rahwana minta di joki-in sama temannya. Dan sekarang Rahwana diminta untuk menjadi imam untuk pertama kalinya yang makmumnya adalah wanita yang dianggap istimewa oleh Rahwana (dun wa sun). Dengan madep manteb akhirnya Rahwana menjadi imamnya Shinta. Dan ketika selesai salam, Rahwana menatap kearah Shinta, dan Shintanya membalas dengan senyumannya. "oh... islam ternyata romantis", dalam hati Rahwana.

"Andai besok masih puasa, mungkin kita masih bisa buka puasa bareng lagi", kata Rahwana dengan nada sedih.
"bagaimana kalau kita ke salon ?", kata shinta untuk mengakhiri bahasan dari Rahwana agar Rahwana tidak sedih.
Rahwana menyetujui keinginan Shinta, toh mungkin saat itu adalah pertemuan terakhir dengan Shinta. Selama perjalanan dari rumah makan menuju ke salon belum begitu banyak terdengar suara takbiran, hanya satu dua mushola yang sudah takbiran. biasanya setelah isyak, takbiran akan terdengar seantero Alengka. Rahwana meminggirkan motornya dan mengecek berita dari HP androidnya, Dan ternyata lebaran diundur sehari dari jadwal yang telah ditentukan. Rahwana girang bukan kepalang mengetahui berita tersebut, bearti masih ada kemungkinan untuk buka puasa bareng Shinta lagi.

Setelah sampai di salon, Rahwana dapat tempat bersebelahan dengan Shinta (salonnya sepi, customernya hanya 2). Mereka bercanda dan kadang sesekali Shinta hanya tersenyum ke arah Rahwana.
"kamu dari alengka ya?", tanya pelayan salon ke Rahwana.
"iya mbak", jawab Rahwana.
"rumah kamu depan bank alengka ya?"
"iya, kok mak tau?"
"lha saya kan biasa main di alengka", jawab pelayan salon.
Ternyata pelayan salon mengenali mereka, dan entah mengapa setelah kejadin itu, banyak berita kalu Rahwana telah menculik Shinta. Atau mungkin itu berita yang dibuat oleh pendukung Rama untuk menggulingkan Rahwana dari raja Alengka. Berita yang akhirnya dijadikan materi di sekolah-sekolah dan di jadikan acuan dalang. Walaupun kisah sebenarnya adalah Rahwana hanya mengajak Shinta untuk buka puasa bersama, bukan menculiknya.

SHARE:

Comments

Recent Posts

Hachi

Hachi

Bila hati ini mungkin bisa di wakili oleh sebuah tempat, misal kan rumah.Rumah yang telah kau tinggalkan.Rumah yang segala perabotannya berantakan walaupun tanpa

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu (TIGA BELAS)

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu (TIGA BELAS)

Malam merentang laksana kubah biru dengan bintang-gemintang berkilau-kilau seperti jutaan permata ditaburkan. Sepotong rembulan sabit melengkung bagai busur direntangkan di

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu (SATU)

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu (SATU)

"Kalau engkau mau mencari Allah, belajarlah dari iblis!”Bagai kilatan cahaya petir, bisikan misterius itumembentur gugusan telinga batin saya tanpa dapat

Tidak Ada Newyork Hari Ini

Tidak Ada Newyork Hari Ini

Setelah 9 tahun merantau ke Newyork, Rahwana akhirnya memutuskan untuk mudik ke kampung halamannya, tepatnya di kecamatan Alengka kabupaten Blora.Suatu pagi sehari sebelum

Lebaran 2011ku

Lebaran 2011ku

pengalaman itu tak selamanya menjadi guru yang terbaik. Pagi-pagi pulang dari kerja aku langsung ke stasiun gambir untuk membeli tiket kereta buat mudik, tapi ternyata semua

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu (TIGA)

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu (TIGA)

"Kalau mau mencari Allah, belajarlah dari iblis!"Kembali bisikan misterius itu membentur pedalaman saya bagai kilatan halilintar, yang belakangan ini justru semakin sering

Kisah Sejarah Gaib Tanah Jawa

Kisah Sejarah Gaib Tanah Jawa

Sejarah awal Pulau Jawa seolah terbungkus oleh misteri, karena sama sekali tidak diketahui keberadaannya oleh dunia sampai pulau ini dikunjungi oleh peziarah dari China, Fa

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu (DELAPAN)

Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu (DELAPAN)

Selasa sore seusai sembahyang Ashar, saya langsung melesat ke Jl. Jagannath Shankar Seth dengan mengendarai bus kota. Yang namanya bus kota di mana pun sama, kalau jam kerja