Peneliti: Tidak Perlu Mandi Setiap Hari

Peneliti: Tidak Perlu Mandi Setiap Hari

  • 2018-04-21 07:12:38
  • 412

Menurut peneliti, mandi tidak perlu dilakukan setiap hari karena bisa mengurangi hidrasi kulit. Membuatnya menjadi kering, pecah-pecah, dan infeksi.


Para ahli mengatakan, mandi setiap hari bisa meningkat risiko infeksi seseorang.


Menurut dr. Elaine Larson, ahli penyakit menular dari Columbia University, mandi berlebihan bisa mengurangi hidrasi kulit . Membuatnya menjadi kering dan pecah-pecah sehingga memudahkan kuman untuk masuk ke dalam tubuh.


Ia menambahkan, banyak orang percaya, mandi bisa mengurangi risiko penyakit. Padahal, fungsinya hanyalah menghilangkan bau tubuh.


Dr. Brandong Mitchell, asisten profesor ilmu penyakit kulit di George Washington University mengatakan, mencuci dan menggosok kulit bisa menghilangkan minyak alaminya – mengganggu ‘bakteri baik’ yang menyokong sistem kekebalan tubuh seseorang.


Menurut dr. Mitchell, mandi sekali atau dua kali dalam seminggu cukup untuk mendapatkan manfaatnya. “Tidak perlu mandi setiap hari,” ujarnya.


'Banyak orang mandi terlalu sering'


Kepada Time, dr. Mitchell mengatakan: “Tubuh kita merupakan mesin minyak alami. Saya rasa, terlalu banyak orang yang mandi terlalu sering.”


Ia mendesak orang-orang agar mandi satu kali sehari saja jika ingin kulitnya tetap sehat dan terhidrasi. Dr. Mitchell juga merekomendasikan untuk tidak menyabuni seluruh tubuh, melainkan hanya fokus kepada area-area yang berpotensi menimbulkan bau, seperti ketiak dan kaki.


Sementara itu, dr. Larson mengatakan, sebaiknya kita lebih fokus untuk sering mencuci tangan dan membersihkan pakaian. Ini dilakukan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan mencegah penyakit.


'Mandi merusak bakteri baik'


Studi yang dipublikasikan pada Januari tahun lalu menyataka bahwa mandi terlalu sering bisa membahayakan bakteri baik, virus, dan binatang kecil lainnya yang tinggal dan hidup dalam tubuh manusia.


Para peneliti dari University of Utah tersebut menganalisis penduduk di pedalaman Amazon. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka memiliki “keragaman bakteri dan fungsi genetik tertinggi yang pernah ada dalam kelompok manusia”.


Para ilmuwan menyimpulkan, orang-orang Barat ‘terlalu bersih’ sehingga mempengaruhi populasi mikroba di tubuh mereka.


 


(Sumber: Dailymail)

SHARE:

Comments

Recent Posts

Anak SMP di bawah umur

Anak SMP di bawah umur 'ngotot' menikah: Apakah menikah muda cara menghindari zina?

Sepasang anak SMP yang ingin menikah menjadi bahan perbincangan, apalagi dengan gerakan menikah muda yang semakin ramai.
Dua anak SMP di Bantaeng,

Kuis "CERITA DARI BLORA"

Kuis "CERITA DARI BLORA"

Tuliskan cerita anda tentang Blora dan dapatkan kesempatan untuk mendapatkan buku CERITA DARI BLORA karya Pramoedya Ananta Toer. Buku yang menceritakan tentang Blora pada

Mengapa banyak orang percaya dengan teori konspirasi?

Mengapa banyak orang percaya dengan teori konspirasi?

Apakah George W Bush berkomplot menjatuhkan gedung Twin Towers di New York dan membunuh ribuan orang pada 2001? Jawabannya: tidak.Apakah

98 Informasi Pribadi yang Diketahui Facebook

98 Informasi Pribadi yang Diketahui Facebook

Facebook mengoleksi berbagai informasi soal kehidupan personal Anda. Hal ini menyusul semakin tingginya tuntutan pengiklan untuk menyasar target pasar via jejaring sosial tersebut.

Penipuan dan Berita Palsu di Media Sosial

Penipuan dan Berita Palsu di Media Sosial

Karena kasus penipuan dan berita palsu sudah terlalu akut, akhirnya pelaku media sosial mengeluarkan himbauan tentang penipuan dan berita palsu.Penipuan dan berita palsu

The 48 Laws of Power

The 48 Laws of Power

The 48 Laws of Power (48 Hukum Kekuasaan) by Robert Greene and Joost Elffers 1. Never Outshine the Master (Jangan pernah terlihat lebih baik dari atasan anda)

Aku Menangis Untuk Adikku

Aku Menangis Untuk Adikku

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demihari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung merekamenghadap ke langit.Aku mempunyai

MENANAMKAN BUDAYA MEMBACA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

MENANAMKAN BUDAYA MEMBACA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Pemerintah republik Indonesia melalui peraturan menteri pendidikan telah berusaha untuk meningkatkan budaya membaca bagi siswa-siswi di semua jenjang sekolah dari dasar hingga menengah atas. Peraturan