Terobsesi Dengan Pernikahan Ala Kerajaan Picu Masalah Kejiwaan

Terobsesi Dengan Pernikahan Ala Kerajaan Picu Masalah Kejiwaan

  • 2018-04-21 06:58:38
  • 482

Para ahli kesehatan jiwa memperingatkan kita agar tidak terlalu larut dalam kisah cinta pasangan kerajaan. Sebab, bisa menjurus ke arah obsesi yang berbahaya.


Rencana pernikahan Pangeran Harry dan tunangannya artis Amerika Meghan Markle telah membuai jutaan penggemar Kerajaan Inggris dengan dongen cinta.


Namun, para ahli kesehatan jiwa memperingatkan para penggemar untuk tidak terlalu larut dalam kisah cinta pasangan kerajaan ini karena bisa menjurus ke arah obsesi yang berbahaya.


Sue Varma, seorang psikiater dan asisten klinis profesor dari Pusat Medis Universitas Langone New York mengatakan fandom bisa menguat menjadi obesi ringan. Namun ketika obsesi itu makin mendalam, hal itu bisa jadi tanda bahaya.


“Saya tidak punya masalah dengan seseorang yang terobsesi dengan keluarga kerajaan. Saya rasa tidak ada masalah dengan hal itu,” kata Varma kepada Reuters.


“Yang jadi masalah adalah kurangnya aktivitas lain, kurangnya fleksibilitas, serta fakta bahwa Anda mengambil waktu yang digunakan untuk hal-hal lain. Apakah itu waktu yang bisa Anda gunakan dengan anak-anak Anda? Apakah itu waktu yang bisa gunakan untuk berbincang dengan pasangan Anda?.


Varma mengatakan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengikuti perkembangan para selebritas bisa menjurus pada masalah kesehatan jiwa lainnya.


“Ketika Anda mulai bergaul dengan orang-orang yang tidak anda kenal, ketika Anda tidak mempunyai hubungan yang timbal balik, kondisi ini lah yang disebut parasosial. Hanya berlangsung satu arah,” kata Varma


“Ini masalah ketika Anda hidup di dunia fantasi dengang mengorbankan hubungan-hubungan dalam dunia nyata,” kata Varma.


Varma juga memperingatkan obsesi terhadap selebritas bisa mengakibatkan masalah-masalah citra tubuh seperti gangguan dismorfik tubuh. Gangguan dismorfik tubuh adalah gangguan psikologis yang membuat penderitanya merasa cemas akan kekurangan atau cacat pada tubuhnya, meski sifatnya kecil.


 


Sumber : National Geographic Indonesia

SHARE:

Comments

Recent Posts

Pemenang Kuis "CERITA DARI BLORA"

Pemenang Kuis "CERITA DARI BLORA"

Berikut adalah pemenang kuis "CERITA DARI BLORA" dan berhak mendapatkan buku CERITA DARI BLORA karya Pramoedya Ananta Toer.1. rendy

Kuis "CERITA DARI BLORA"

Kuis "CERITA DARI BLORA"

Tuliskan cerita anda tentang Blora dan dapatkan kesempatan untuk mendapatkan buku CERITA DARI BLORA karya Pramoedya Ananta Toer. Buku yang menceritakan tentang Blora pada

Rambut Sambungan Telah Digunakan Sejak 3000 Tahun

Rambut Sambungan Telah Digunakan Sejak 3000 Tahun

Sebuah tengkorak perempuan yang hidup pada 3.300 tahun yang lalu ditemukan terdapat 70 rambut sambungan di kepalanya.
Rambut tambahan tampak seperti tren mode rambut termutakhir. Tapi ternyata

MENANAMKAN BUDAYA MEMBACA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

MENANAMKAN BUDAYA MEMBACA PADA SISWA SEKOLAH DASAR

Pemerintah republik Indonesia melalui peraturan menteri pendidikan telah berusaha untuk meningkatkan budaya membaca bagi siswa-siswi di semua jenjang sekolah dari dasar hingga menengah atas. Peraturan

Peneliti: Tidak Perlu Mandi Setiap Hari

Peneliti: Tidak Perlu Mandi Setiap Hari

Menurut peneliti, mandi tidak perlu dilakukan setiap hari karena bisa mengurangi hidrasi kulit. Membuatnya menjadi kering, pecah-pecah, dan infeksi.
Para ahli mengatakan, mandi setiap hari

98 Informasi Pribadi yang Diketahui Facebook

98 Informasi Pribadi yang Diketahui Facebook

Facebook mengoleksi berbagai informasi soal kehidupan personal Anda. Hal ini menyusul semakin tingginya tuntutan pengiklan untuk menyasar target pasar via jejaring sosial tersebut.

Pengakuan mantan agen CIA yang menginterogasi Saddam Hussein

Pengakuan mantan agen CIA yang menginterogasi Saddam Hussein

Ketika mantan Presiden Irak, Saddam Hussein, ditangkap pada Desember 2003, badan intelijen Amerika Serikat (CIA) memerlukan seorang ahli yang dapat mengenali