Terobsesi Dengan Pernikahan Ala Kerajaan Picu Masalah Kejiwaan

Terobsesi Dengan Pernikahan Ala Kerajaan Picu Masalah Kejiwaan

  • 2018-04-21 06:58:38
  • 416

Para ahli kesehatan jiwa memperingatkan kita agar tidak terlalu larut dalam kisah cinta pasangan kerajaan. Sebab, bisa menjurus ke arah obsesi yang berbahaya.


Rencana pernikahan Pangeran Harry dan tunangannya artis Amerika Meghan Markle telah membuai jutaan penggemar Kerajaan Inggris dengan dongen cinta.


Namun, para ahli kesehatan jiwa memperingatkan para penggemar untuk tidak terlalu larut dalam kisah cinta pasangan kerajaan ini karena bisa menjurus ke arah obsesi yang berbahaya.


Sue Varma, seorang psikiater dan asisten klinis profesor dari Pusat Medis Universitas Langone New York mengatakan fandom bisa menguat menjadi obesi ringan. Namun ketika obsesi itu makin mendalam, hal itu bisa jadi tanda bahaya.


“Saya tidak punya masalah dengan seseorang yang terobsesi dengan keluarga kerajaan. Saya rasa tidak ada masalah dengan hal itu,” kata Varma kepada Reuters.


“Yang jadi masalah adalah kurangnya aktivitas lain, kurangnya fleksibilitas, serta fakta bahwa Anda mengambil waktu yang digunakan untuk hal-hal lain. Apakah itu waktu yang bisa Anda gunakan dengan anak-anak Anda? Apakah itu waktu yang bisa gunakan untuk berbincang dengan pasangan Anda?.


Varma mengatakan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengikuti perkembangan para selebritas bisa menjurus pada masalah kesehatan jiwa lainnya.


“Ketika Anda mulai bergaul dengan orang-orang yang tidak anda kenal, ketika Anda tidak mempunyai hubungan yang timbal balik, kondisi ini lah yang disebut parasosial. Hanya berlangsung satu arah,” kata Varma


“Ini masalah ketika Anda hidup di dunia fantasi dengang mengorbankan hubungan-hubungan dalam dunia nyata,” kata Varma.


Varma juga memperingatkan obsesi terhadap selebritas bisa mengakibatkan masalah-masalah citra tubuh seperti gangguan dismorfik tubuh. Gangguan dismorfik tubuh adalah gangguan psikologis yang membuat penderitanya merasa cemas akan kekurangan atau cacat pada tubuhnya, meski sifatnya kecil.


 


Sumber : National Geographic Indonesia

SHARE:

Comments

Recent Posts

Pengakuan mantan agen CIA yang menginterogasi Saddam Hussein

Pengakuan mantan agen CIA yang menginterogasi Saddam Hussein

Ketika mantan Presiden Irak, Saddam Hussein, ditangkap pada Desember 2003, badan intelijen Amerika Serikat (CIA) memerlukan seorang ahli yang dapat mengenali

98 Informasi Pribadi yang Diketahui Facebook

98 Informasi Pribadi yang Diketahui Facebook

Facebook mengoleksi berbagai informasi soal kehidupan personal Anda. Hal ini menyusul semakin tingginya tuntutan pengiklan untuk menyasar target pasar via jejaring sosial tersebut.

Aku Menangis Untuk Adikku

Aku Menangis Untuk Adikku

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demihari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung merekamenghadap ke langit.Aku mempunyai

Makna Warna dari Beberapa Negara di Dunia

Makna Warna dari Beberapa Negara di Dunia

Setiap warna memiliki makna yang beragam di seluruh dunia. Tergantung bagaimana budaya dari negara itu sendiri.
Warna memainkan peran penting dalam kehidupan kita. Mereka dapat mengingatkan

Banyak Dicari Turis, Jepang Akui Defisit Ninja

Banyak Dicari Turis, Jepang Akui Defisit Ninja

Ninja yang kerap diasosiasikan sebagai pasukan rahasia Negeri Sakura, kini keberadaannya semakin langka. Ahli bela diri Jepang menyebut talenta dan praktisi ilmu kuno ’ninjutsu’

Yu Yuan: Aku Pernah Datang dan Aku Sangat Patuh

Yu Yuan: Aku Pernah Datang dan Aku Sangat Patuh

Kisah tentang seorang gadis kecil cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia

The 48 Laws of Power

The 48 Laws of Power

The 48 Laws of Power (48 Hukum Kekuasaan) by Robert Greene and Joost Elffers 1. Never Outshine the Master (Jangan pernah terlihat lebih baik dari atasan anda)

Memahami Kepahlawanan Kartini Melalui Surat-suratnya

Memahami Kepahlawanan Kartini Melalui Surat-suratnya

Gagasan dan pemikiran yang terekam dengan baik dalam surat-suratnya membuat sejarah mengenang Kartini sebagai sosok luar biasa.
 "Orang boleh pandai setinggi langit," tulis Pramoedya