Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

  • 2018-10-11 08:14:58
  • 479

Hidup itu kita yang menjalankan, orang lain yang berkomentar. Apapun yang kita lakukan tentu tidak akan bisa memuaskan semua orang. Tentu tetap akan ada orang yang berkomentar negatif tentang kita.

Selama kita hidup untuk dipuji dan dipuja orang lain maka kita tidak akan pernah tenang. Hiduplah untuk diri sendiri, lakukanlah apa yang benar-benar ingin kita lakukan. Selama tidak melanggar norma maka itu baik-baik saja.

Jangan biarkan komentar orang lain merusak mood kita. Kita menjadi stres hanya karena sibuk memikirkan pendapat orang, padahal pendapat itu belum tentu benar. Masih banyak orang yang mengapresiasi apa yang kita lakukan, lalu kenapa harus pusing pada pendapat satu dua orang saja?

Seperti secangkir kopi, yang pahit bagi orang lain belum tentu pahit bagi anda. Gunakan takaran kopi sesuka anda, bukan sesuai yang orang lain inginkan.

SHARE:

Comments

Recent Posts

MENGHALAU PEMIKIRAN RADIKAL PADA ROHIS SMA

MENGHALAU PEMIKIRAN RADIKAL PADA ROHIS SMA

Hasil riset yang diselenggarakan oleh Kemenag dan Wahid Foundation terhadap 1600 pengurus Rohis tingkat SMA menunjukkan bahwa 75% setuju tegaknya Khilafah dan sebanyak 60% mengaku siap untuk ikut

Blora dan Ubet-nya

Blora dan Ubet-nya

Banyak orang-orang Blora yang merantau ke luar kota dengan tujuan mengumpulkan modal untuk membuka usaha di Blora. yang jadi pertanyaan, apakah menurut mereka peluang membuka

Polisi Golek Golek

Polisi Golek Golek

Adi ditilang polisi lalu lintas karena tidak memakai helm saat melintasi jalan pemuda, padahal dia hanya ingin membeli pulsa yang jaraknya hanya 1 km dari rumahnya, akhirnya

Angel Olehe Mbatin

Angel Olehe Mbatin

A : Wayah riyoyo wes ora cekelan duwek, mbarengi wayah unggah-unggahan cah sekolah kok krungu ono wong nemu dompet ono duwek'e, KTP, sak ATM'e seng pin'e podo karo tanggal

Yo Mboh Yo

Yo Mboh Yo

Atiku bungah sak bungah-bungahe pas krungu nek neng MblorO arep di bangun pabrik. mungkin mergo wes saking suwene olehku ngrantau, dadi pas ono berita arep dibangun pabrik

Orang Yang Lupa Asal Usulnya, itu Bagaikan ASU Lupa KIRIKnya

Orang Yang Lupa Asal Usulnya, itu Bagaikan ASU Lupa KIRIKnya

"Siapa namaku, dari mana aku berasal, dan mengapa aku bisa berada disini?" adalah contoh pertanyaan sederhana untuk mengingat kembali asal usul kita.Lupa akan asal usul

Yang Lebih Baik Itu Banyak, Yang Terbaik Itu Satu

Yang Lebih Baik Itu Banyak, Yang Terbaik Itu Satu

Pada dasarnya setiap orang itu punya barometer sendiri-sendiri dalam memilih suatu hal. Tapi kita juga bisa menentukan pilihan dengan melakukan perbandingan. Perbandingan mungkin

Ketika Produk Dipilih Bukan Karena Produknya

Ketika Produk Dipilih Bukan Karena Produknya

Anggap saja kita sekarang sedang dihadapkan hanya dengan 2 produk saja (produk A dan produk B) dan kita harus memilih salah satunya. Tidak ada yang tidak memilih, yang boleh