Mudiklah, Kepulanganmu Tak Tergantikan

Mudiklah, Kepulanganmu Tak Tergantikan

  • 2016-10-20 14:59:20
  • 1263

Mungkin judul diatas sedikit egois atau seakan-akan tidak mengerti keadaan orang-orang yang berkeinginan untuk mudik tapi tidak bisa mudik (semoga ada jalan untuk mudik).
Tapi bagi yang bisa mudik tapi tidak mau mudik, mudiklah mumpung bisa mudik (Tidak bisa mudik itu beda dengan tidak mau mudik).
Mudik, "muleh ndisik", "muleh ke udik", "pulang kampung" dan "ngampung" atau lebih jelasnya pulang ke kampung atau kembali ke kampung.
Sedangkan untuk orang yang mudik disebut "ngapain". Saya juga belum tahu kenapa bisa disebut "ngapain"  soalnya belum ada literatur yang membahas tentang "ngapain".
Tapi pada intinya mudik itu adalah "kembali". Mengapa? karena kembali ke kampung itu mengingatkan kembali diri kita tentang dari mana kita berasal (asal usul), kebiasaan kita dulu, mengapa kita meninggalkan kampung, mengingat yang ada di kampung dan mengingatkan kembali yang ada di kampung tentang diri kita.
Saat ini teknologi komunikasi sudah sangat-sangat canggih. Kita bisa berkomunikasi dengan yang berada di kampung dengan mudah, bahkan kita bisa melihat kampung halaman beserta jalan-jalannya untuk sekedar bernostalgia.
tapi, persentuhan fisik antar manusia atau antara manusia dengan lingkungan masih mempunyai arti yang mendalam.
itulah mengapa kepulanganmu tak tergantikan.

SHARE:

Comments

Recent Posts

Menjadi Orang Yang Suwung

Menjadi Orang Yang Suwung

Suwung yang bermakna kosong, sunyi dan sepi, tapi berisi kekuatan atau energi yag besar yang melebihi energi ketika terlihat berisi.
"omah(rumah)

Sampai Jumpa Blora

Sampai Jumpa Blora

Sudah sepuluh tahun lebih aku merantau meninggalkan Blora hanya untuk mencari jati diri yang sebenarnya.Dan Entah sudah berapa kali ak pulang kampung, tapi perasaan saat

Yo Mboh Yo

Yo Mboh Yo

Atiku bungah sak bungah-bungahe pas krungu nek neng MblorO arep di bangun pabrik. mungkin mergo wes saking suwene olehku ngrantau, dadi pas ono berita arep dibangun pabrik

Wudlu Pria

Wudlu Pria

"WUDLU PRIA" sebuah tulisan unik yang menarik perhatian saya

Yang Lebih Baik Itu Banyak, Yang Terbaik Itu Satu

Yang Lebih Baik Itu Banyak, Yang Terbaik Itu Satu

Pada dasarnya setiap orang itu punya barometer sendiri-sendiri dalam memilih suatu hal. Tapi kita juga bisa menentukan pilihan dengan melakukan perbandingan. Perbandingan mungkin

Polisi Golek Golek

Polisi Golek Golek

Adi ditilang polisi lalu lintas karena tidak memakai helm saat melintasi jalan pemuda, padahal dia hanya ingin membeli pulsa yang jaraknya hanya 1 km dari rumahnya, akhirnya

Blora dan Ubet-nya

Blora dan Ubet-nya

Banyak orang-orang Blora yang merantau ke luar kota dengan tujuan mengumpulkan modal untuk membuka usaha di Blora. yang jadi pertanyaan, apakah menurut mereka peluang membuka

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Hidup itu kita yang menjalankan, orang lain yang berkomentar. Apapun yang kita lakukan tentu tidak akan bisa memuaskan semua orang. Tentu tetap akan ada orang yang berkomentar