Mudiklah, Kepulanganmu Tak Tergantikan

Mudiklah, Kepulanganmu Tak Tergantikan

  • 2016-10-20 14:59:20
  • 1173

Mungkin judul diatas sedikit egois atau seakan-akan tidak mengerti keadaan orang-orang yang berkeinginan untuk mudik tapi tidak bisa mudik (semoga ada jalan untuk mudik).
Tapi bagi yang bisa mudik tapi tidak mau mudik, mudiklah mumpung bisa mudik (Tidak bisa mudik itu beda dengan tidak mau mudik).
Mudik, "muleh ndisik", "muleh ke udik", "pulang kampung" dan "ngampung" atau lebih jelasnya pulang ke kampung atau kembali ke kampung.
Sedangkan untuk orang yang mudik disebut "ngapain". Saya juga belum tahu kenapa bisa disebut "ngapain"  soalnya belum ada literatur yang membahas tentang "ngapain".
Tapi pada intinya mudik itu adalah "kembali". Mengapa? karena kembali ke kampung itu mengingatkan kembali diri kita tentang dari mana kita berasal (asal usul), kebiasaan kita dulu, mengapa kita meninggalkan kampung, mengingat yang ada di kampung dan mengingatkan kembali yang ada di kampung tentang diri kita.
Saat ini teknologi komunikasi sudah sangat-sangat canggih. Kita bisa berkomunikasi dengan yang berada di kampung dengan mudah, bahkan kita bisa melihat kampung halaman beserta jalan-jalannya untuk sekedar bernostalgia.
tapi, persentuhan fisik antar manusia atau antara manusia dengan lingkungan masih mempunyai arti yang mendalam.
itulah mengapa kepulanganmu tak tergantikan.

SHARE:

Comments

Recent Posts

Profesional

Profesional

Hidup itu Harus Profesional,
Tau Kapan Harus Jadi KIRIK,
dan Tau Kapan Harus Jadi ASU.

Wudlu Pria

Wudlu Pria

"WUDLU PRIA" sebuah tulisan unik yang menarik perhatian saya

Pola Pikir Yang Belum Bisa Mengikuti Arus Sosial Media

Pola Pikir Yang Belum Bisa Mengikuti Arus Sosial Media

Di warung kopi, kedua teman saya sedang berdebat mengenai film kartun "Masha And The Bear" yang lagi viral karena di posting seseorang di facebook. yang satu berpendapat kalau

Yo Mboh Yo

Yo Mboh Yo

Atiku bungah sak bungah-bungahe pas krungu nek neng MblorO arep di bangun pabrik. mungkin mergo wes saking suwene olehku ngrantau, dadi pas ono berita arep dibangun pabrik

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Hidup itu kita yang menjalankan, orang lain yang berkomentar. Apapun yang kita lakukan tentu tidak akan bisa memuaskan semua orang. Tentu tetap akan ada orang yang berkomentar

MENGHALAU PEMIKIRAN RADIKAL PADA ROHIS SMA

MENGHALAU PEMIKIRAN RADIKAL PADA ROHIS SMA

Hasil riset yang diselenggarakan oleh Kemenag dan Wahid Foundation terhadap 1600 pengurus Rohis tingkat SMA menunjukkan bahwa 75% setuju tegaknya Khilafah dan sebanyak 60% mengaku siap untuk ikut

Ketika Produk Dipilih Bukan Karena Produknya

Ketika Produk Dipilih Bukan Karena Produknya

Anggap saja kita sekarang sedang dihadapkan hanya dengan 2 produk saja (produk A dan produk B) dan kita harus memilih salah satunya. Tidak ada yang tidak memilih, yang boleh

Polisi Golek Golek

Polisi Golek Golek

Adi ditilang polisi lalu lintas karena tidak memakai helm saat melintasi jalan pemuda, padahal dia hanya ingin membeli pulsa yang jaraknya hanya 1 km dari rumahnya, akhirnya