Pola Pikir Yang Belum Bisa Mengikuti Arus Sosial Media

Pola Pikir Yang Belum Bisa Mengikuti Arus Sosial Media

  • 2017-04-08 21:08:44
  • 1051

Di warung kopi, kedua teman saya sedang berdebat mengenai film kartun "Masha And The Bear" yang lagi viral karena di posting seseorang di facebook. yang satu berpendapat kalau film tersebut menggunakan bahasa Rusia, sedangkan teman satunya lagi berpendapat kalau film tersebut menggunakan bahasa Spanyol.


Awalnya mereka berpendapat dengan analisis-analisis (layaknya saksi ahli di sidang jessica) yang mereka dapatkan dari media sosial juga.tapi semakin lama mereka berdebat dan saling kekeh dengan pendapat mereka masing-masing dan perdebatan yang sebelumnya menggunakan adu analisis menjadi menggunakan adu emosi dengan gebrak-gebrak meja dan saling menggoblok-goblokkan satu sama lain. Karena menurutku mereka sudah melewati batas berdebatnya, akhirnya aku bertanya apakah mereka sudah melihat film Masha And The Bear secara penuh atau tidak? dua-duanya menjawab kalau sebenarnya belum pernah melihat film tersebut.Lha ini gimana? belum pernah melihat filmnya kok sudah memperdebatkannya hanya berdasarkan informasi dari media sosial.

Contoh perdebatan teman saya diatas bisa dijadikan contoh kalau sebenarnya pola pikir seperti itu belum bisa mengikuti arus sosial media. seharusnya kan lihat dulu filmya atau sumber masalahnya, baru menyimpulkan. tapi sebelum melihat filmnya alangkah baiknya kalau mereka bisa melepaskan pendapatnya dahulu. karena kalau mereka tidak melepaskan pendapat mereka terlebih dahulu, yang ada mereka akan mencari pembenaran akan pendapatnya, bukan mencari fakta sebenarnya.

Informasi di media sosial sekarang ini memang sudah sangat-sangat bahaya. Penulisan judul berita yang tidak sesuai dengan isinya dan memanipulasi gambar atau foto juga banyak beredar. sebenarnya hal-hal semacam itu bisa kita tangkal kalau sebelum menyimpulkan berita atau informasi yang beredar tersebut, setidaknya kita bertanya "Masak sih? mungkin g sih?" dan jangan hanya karena judulnya sesuai dengan penpadat kita kemudian kita tidak membaca isinya dan langsung ikut menyebarkannya .jadi, setuju atau tidak setuju dengan judulnya,harus dibaca isinya terlebih dahulu.

Kalau kita sedikit kritis, banyak kok informasi-informasi yang tidak masuk akal.
misalkan ada informasi yang disebarkan oleh seseorang tentang situs berita yang menghina kelompok tertentu. di informasi yang disebarkan tersebut juga disertakan screenshoot dari situs berita tersebut lengkap dengan judulnya (tentunya yang sudah di edit). kalu kita sedikit memaksa nalar kita untuk berjalan, kan tidak mungkin ada orang menyebarkan berita dari situs berita dengan screenshhot, kenapa tidak link yang menuju ke situs berita tersebut saja yang di share?. kalau begitu,sudah dipastikan kalau informasi yang disebarkan tersebut tidak benar. dan ada lagi orang yang menyebarkan video dari telivisi nasional tetapi gerakan bibir pembawa acara tersebut tidak sama atau tidak sinkron dengan suaranya. dan lucunya, banyak juga yang percaya.

Beberapa waktu lalu ada berita kalau ada bis masuk hutan secara misterius. dan berita itu langsung menjadi viral.
Saya sih cuma bilang dalah hati, "diamput!lha wong bis kecelakaan ndradal-ndradal masuk hutan kok di bilang misterius".
Berita bis masuk hutan ini bukan yang pertama kalinya. sebelumnya ada berita bis dan truk tiba-tiba masuk hutan di daerah hutan Todanan kabupaten Blora. Tapi sampai sekarang belum ada orang yang mengaku melihat langsung. kan aneh kalau ada kejadian seperti itu tidak ada orang yang melihat. dan foto-foto yang beredar juga cuma ada dua atau tiga foto. kan juga tidak mungkin kalau ada bis sama truk masuk hutan terus cuma ada tiga foto. penumpang bis sama sopirnya sama penduduk sekitar masak iya tidak memfoto juga. minimal pasti ada yang selfie di depan bis lah Laughing. dan katanya bis sama truknya di pindahin jin.
mana ada jin yang bisa mindahin bis sebesar itu?
Diamput terae!

SHARE:

Comments

Recent Posts

Angel Olehe Mbatin

Angel Olehe Mbatin

A : Wayah riyoyo wes ora cekelan duwek, mbarengi wayah unggah-unggahan cah sekolah kok krungu ono wong nemu dompet ono duwek'e, KTP, sak ATM'e seng pin'e podo karo tanggal

Blora itu Seperti Secangkir Kopi.Sedikit Pahit,Tapi Menyegarkan

Blora itu Seperti Secangkir Kopi.Sedikit Pahit,Tapi Menyegarkan

Blora adalah kota kecil yang terletak di perbatasan jawa tengah dengan jawa timur, tapi masih masuk wilayah jawa tengah.Mungkin banyak yang belum tahu atau belum menyadari kalau sebenarnya Blora

Polisi Golek Golek

Polisi Golek Golek

Adi ditilang polisi lalu lintas karena tidak memakai helm saat melintasi jalan pemuda, padahal dia hanya ingin membeli pulsa yang jaraknya hanya 1 km dari rumahnya, akhirnya

Tak Lelo Lelo Ledung

Tak Lelo Lelo Ledung

Sebuah lagu/tembang/gendhing jawa lawas yg berjudul "tak lelo lelo ledung" , yang menurutku adalah sebuah harapan semua Ibu kepada anaknya kelak kalau sudah dewasa.Kalau

Yang Lebih Baik Itu Banyak, Yang Terbaik Itu Satu

Yang Lebih Baik Itu Banyak, Yang Terbaik Itu Satu

Pada dasarnya setiap orang itu punya barometer sendiri-sendiri dalam memilih suatu hal. Tapi kita juga bisa menentukan pilihan dengan melakukan perbandingan. Perbandingan mungkin

Yo Mboh Yo

Yo Mboh Yo

Atiku bungah sak bungah-bungahe pas krungu nek neng MblorO arep di bangun pabrik. mungkin mergo wes saking suwene olehku ngrantau, dadi pas ono berita arep dibangun pabrik

Makanlah di Warung Yang Ada Daftar Harganya

Makanlah di Warung Yang Ada Daftar Harganya

Papan himbauan yang ceplas-ceplos di simpang lima semarang

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Hidup itu kita yang menjalankan, orang lain yang berkomentar. Apapun yang kita lakukan tentu tidak akan bisa memuaskan semua orang. Tentu tetap akan ada orang yang berkomentar