Sampai Jumpa Blora

Sampai Jumpa Blora

  • 2017-04-12 20:55:20
  • 1440

Sudah sepuluh tahun lebih aku merantau meninggalkan Blora hanya untuk mencari jati diri yang sebenarnya.
Dan Entah sudah berapa kali ak pulang kampung, tapi perasaan saat harus kembali ke perantauan selalu sama.Beratttt sekali rasanya ninggalin kampung halaman.
Blora seakan-akan mempunyai ikatan emosi tersendiri dalam diri ini.
Sepanjang jalan dari sudut ke sudut selalu ada memory di situ. Suatu memory yang mengantarkanku ke sebuah titik masa lalu, sedih, senang, susah dan gembira, tapi semua seakan-akan menjadi memory yg bahagia.

Hai kalian semua sahabatku di Blora, apakah kalian tau? Sekarang aku harus meninggalkan Blora untuk kembali ke perantauan. Pergi tanpa kalian, berjuang tanpa nasehat kalian. Apakah aku akan sanggup berjalan tanpa kalian? TIDAK!
Aku lemah tanpa kalian.
Aku sudah mencoba mencari orang yang seperti kalian, tapi tak ada satupun ya bisa menyamai salah satu dari kalian.

Dan kalian tau? Ada kalimat yang bisa membuat hati ini kelu.
"SAMPAI JUMPA BLORA"

SHARE:

Comments

Recent Posts

Profesional

Profesional

Hidup itu Harus Profesional,
Tau Kapan Harus Jadi KIRIK,
dan Tau Kapan Harus Jadi ASU.

Barongan Kancing

Barongan Kancing

Saiki Blora rame yo lur nyenengke ati. ono hiburan barongan , batik dll.aku kok dadi Kelingan jaman Jembatan pasar nduwur ijeh ono tulisane ajinomoto seng ono neng buku

Yang Lebih Baik Itu Banyak, Yang Terbaik Itu Satu

Yang Lebih Baik Itu Banyak, Yang Terbaik Itu Satu

Pada dasarnya setiap orang itu punya barometer sendiri-sendiri dalam memilih suatu hal. Tapi kita juga bisa menentukan pilihan dengan melakukan perbandingan. Perbandingan mungkin

MENGHALAU PEMIKIRAN RADIKAL PADA ROHIS SMA

MENGHALAU PEMIKIRAN RADIKAL PADA ROHIS SMA

Hasil riset yang diselenggarakan oleh Kemenag dan Wahid Foundation terhadap 1600 pengurus Rohis tingkat SMA menunjukkan bahwa 75% setuju tegaknya Khilafah dan sebanyak 60% mengaku siap untuk ikut

Mudiklah, Kepulanganmu Tak Tergantikan

Mudiklah, Kepulanganmu Tak Tergantikan

Mungkin judul diatas sedikit egois atau seakan-akan tidak mengerti keadaan orang-orang yang berkeinginan untuk mudik tapi tidak bisa mudik (semoga ada jalan untuk mudik).

Nguk

Nguk

Disini itu tidak ada "nguk" seperti dikampungku saat waktu buka puasa."nguk" itu sirine yang menandakan waktu buka puasa telah tiba. mungkin dulu asal usul nguk itu terjadi

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Hidup itu kita yang menjalankan, orang lain yang berkomentar. Apapun yang kita lakukan tentu tidak akan bisa memuaskan semua orang. Tentu tetap akan ada orang yang berkomentar

Ketika Produk Dipilih Bukan Karena Produknya

Ketika Produk Dipilih Bukan Karena Produknya

Anggap saja kita sekarang sedang dihadapkan hanya dengan 2 produk saja (produk A dan produk B) dan kita harus memilih salah satunya. Tidak ada yang tidak memilih, yang boleh